Selasa, 07 Januari 2014

Macam-macam Software Tools

 IT Audit Tools (Software)
Tool-tool yang dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan Audit Teknologi Informasi. Tidak dapat dipungkiri, penggunaan tool-tool tersebut memang sangat membantu Auditor Teknologi Informasi dalam menjalankan profesinya, baik dari sisi kecepatan maupun akurasinya. Berikut beberapa software yang dapat dijadikan alat bantu dalam pelaksanaan audit teknologi informasi

a.      ACL
ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber. ACL for Windows (sering disebut ACL) adalah sebuah software TABK (TEKNIK AUDIT BERBASIS KOMPUTER) untuk membantu auditor dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau Pemrosesan Data Elektronik.
ACL merupakan salah satu peranti lunak audit yang digeneralisasi (generalized audit software—GAS). GAS memungkinkan auditor untuk dapat mengakses berbagai jenis file/data elektronik dan melakukan berbagai operasi untuk mengujinya secara komprehensif. GAS banyak digunakan auditor karena mudah dalam penggunaannya (hanya membutuhkan sedikit latar belakang ilmu komputer), dapat digunakan dalam sistem mainframe maupunpersonal computer—PC, serta dapat mengaudit data yang disimpan dalam hampir semua struktur dan format file. Dengan menggunakan GAS seperti ACL ini, maka diharapkan auditor akan mampu melakukan pengujian tanpa harus melibatkan/bergantung pada staf layanan komputer klien.

a.      ACL for Windows
ACL for Windows atau ACL merupakan salah satu alat dan teknik audit berbantuan komputer (Computer Assisted Audit Tools and Techniques—CAATT) untuk ekstraksi dan analisis data. Software/perangkat lunak audit ini mudah digunakan (user friendly), dimana desain antarmuka dengan menu pull down, menu bar, button/toolbar sudah tidak asing lagi bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan program aplikasi berbasis windows lainnya. Fasilitas Help yang secara interaktif membantu pengguna apabila menemukan kesulitan semakin memudahkan pengguna dalam mengoperasikan software ini.
ACL for Windows dapat memroses setiap tipe data. Software audit ini menggunakan fitur defini data (Input File Definition) untuk mengakses/membaca data yang disimpan dalam berbagai format file, antara lain database relasional melalui ODBC (seperti Microsoft Access dan Oracle),dBASE, delimited, .TXT, .DAT, dan format lain seperti PL/1, COBOL, dan AS/400 FDF. Selain itu, laporan hasil audit (analisis data) juga dapat diekspor atau disajikan dalam berbagai format file/data, antara lain .TXT, .HTML, .FIL, Dbase, Excel, Lotus, Delimited, Word, dan Word Perfect.
Penggunaan ACL for Windows untuk ekstraksi dan analisis data juga dapat memastikan integritas data. Hal ini karena ACL mempunyai akses secara read-only ke file data sumber (data asli) sehingga pengguna tidak dapat mengubahnya. ACL juga memungkinkan para penggunanya untuk menggabungkan data dari sistem yang berbeda untuk konversi, rekonsiliasi, dan kontrol sehingga dapat menjadi bagian dari sistem yang terintegrasi. Pengguna dapat membuat tampilan umum dari data yang berasal dari file yang berbeda dan menganalisisnya seolah-olah data itu ada dalam satu file. Tampilan adalah cara untuk melihat data dalam suatu file. Pengguna mungkin tidak membutuhkan semua data yang berada dalam sebuah file. ACL memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tampilan asli yang dihasilkan dari proses definisi data menjadi tampilan yang sesuai dengan kebutuhan analisis penggunanya. Pengguna dapat dengan mudah membuat dan memformat ulang tampilan yang baru tanpa mengubah atau menghapus data dari file sumbernya.
ACL for Windows mampu menganalisis sekumpulan data dalam jumlah besar secara keseluruhan. Software audit ini menyediakan kemudahan dan keamanan dalam mengakses informasi yang mungkin berada pada platform komputer yang berbeda serta terdistribusi di beberapa sistem. Dengan kemampuan dan kecepatannya dalam mengakses data dengan ukuran file yang tidak terbatas, ACL for Windows memungkinkan para penggunanya untuk dapat menganalisis jutaan record data/transaksi. Tidak hanya itu, software ini juga menyediakan akses ke hampir semua sumber data, dan pada banyak kasus tanpa persiapan atau konversi terlebih dulu. Query dan manipulasi data dapat dilakukan pada file yang memerlukan persiapan dan konversi manual yang luas dengan software analisis lain. Dengan berbagai fitur tersebut, maka para pengguna seperti auditor, manajer, dan analis data dapat mengumpulkan berbagai jenis informasi yang diperlukannya, mengambil keputusan yang efektif untuk memperbaiki operasi sehari-hari dan merencanakan proses baru untuk kesuksesan bisnis yang dibangun.

b.      Picalo
Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber. Picalo bekerja dengan menggunakan GUI Front end, dan memiliki banyak fitur untuk ETL sebagai proses utama dalam mengekstrak dan membuka data, kelebihan utamanya adalah fleksibilitas dan front end yang baik hingga Librari Python numerik. Berikut ini beberapa kegunaannya : · Menganalisis data keungan, data karyawan · Mengimport file Excel, CSV dan TSV ke dalam databse · Analisa event jaringan yang interaktif, log server situs, dan record sistem login · Mengimport email kedalam relasional dan berbasis teks database · Menanamkan kontrol dan test rutin penipuan ke dalam sistem produksi.

c. Powertech Compliance Assessment
Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.

d. Nipper
Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router. Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur.

e. Nessus
Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan.

f. Metasploit
Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mencari celah keamanan.

g. NMAP
NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing. NMAP atau Network Mapper, adalah software untuk mengeksplorasi jaringan, banyak administrator sistem dan jaringan yang menggunakan aplikasi ini menemukan banyak fungsi dalam inventori jaringan, mengatur jadwal peningkatan service, dan memonitor host atau waktu pelayanan. Secara klasik Nmap klasik menggunakan tampilan command-line, dan NMAP suite sudah termasuk tampilan GUI yang terbaik dan tampilan hasil (Zenmap), fleksibel data transfer, pengarahan ulang dan tools untuk debugging (NCAT) , sebuah peralatan untuk membandingan hasil scan (NDIFF) dan sebuah paket peralatan analisis untuk menggenerasikan dan merespon (NPING).

h. Wireshark
Wireshark merupakan aplikasi analisa network protokol paling digunakan di dunia, Wireshark bisa mengcapture data dan secara interaktif menelusuri lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer, berstandartkan de facto dibanyak industri dan lembaga pendidikan.


Kesimpulan
Setiap IT Audit Tools ( software) memiliki fungsinya masing – masing dan penggunaan tool-tool tersebut memang sangat membantu Auditor Teknologi Informasi dalam menjalankan profesinya, baik dari sisi kecepatan maupun akurasinya.


Nama : Dwi Indarti
NPM  : 12110188
Kelas  : 4ka30

referensi :


1 komentar: